Jumat, 21 November 2014

Skenario-Mu


Tulisan ini dibuat pada tanggal 19 November 2014, tepatnya disaat hati benar-benar rapuh lalu secercah cahaya berusaha masuk ke dalam relung hatiku yaitu melalui dukungan dari ibu, Bu Aceh, dan Eka Dwi yang mampu mengembalikan semangatku :) Selamat membaca :)


Semua yang ada dalam hidup ini dapat terjadi karena tulisan skenario yang telah di buat oleh-Nya. skenario yang terkadang membuat beribu-ribu air mata ini jatuh atau bahkan membuat bibir ini senyum 1 cm bahkan tertawa lepas. Tertawa seakan kesedihan yang pernah kita rasakan itu tak pernah ada, seakan air mata ini tak pernah keluar dari tempat persembunyiannya. Padahal sebenarnya tak selamanya senyuman bahkan canda tawa yang tercipta itu karena ketulusan hatinya. Mungkin, senyuman bahkan canda tawa itu tercipta kare keterpaksaan atau hanya sebagai topeng kesedihan mereka.
Tuhan…
Skenario yang Engkau buat begitu  indah.. Skenario hidup yang Engkau tetapkan kepada kami hamba-hambaMu yang selalu mengharapkan dan menunggu kepastian skenario yang telah Engkau persiapkan setiap harinya bahkan skenario yang sudah tertulis di lauhul mahfudz. Ketika mata ini pertama kalinya membuka dan melihat ke jendela duniaMu.. melihat kesegala arah.. berharap dalam diam bahwa itu semua akan terjadi dalam hari-hari bahagiaku, dalam hari-hari yang telah dan akan aku lewati semasa hidupku di dunia bahkan di akhirat.
Semuanya telah Engkau rancang dengan begitu indah...Dan skenario-Mu…
Setiap orang mempunyai ceritanya masing-masing. Setiap orang mempunyai dunianya masing-masing.. Mungkin pada waktu yang sama orang-orang ini tersenyum lepas bahagia, mungkin juga pada waktu yang sama orang-orang ini akan terus mengeluarkan tetesan air matanya. Semua yang terjadi tak pernah terbayangkan sebelumnya, semua yang terjadi seakan datang secara tiba-tiba, bahkan mereka tidak pernah mengatakan kata permisi bahkan mereka tidak pernah memberitahuku akan kedatangannya.
Dan kehilangan sosok orang yang amat kita sayang setelah Allah,Nabi-Nya, dan orang tua. Mungkin membuat siapapun tak mampu menyimpan rasa sakit dan rasa sedih ini.. Ingin kuberteriak sekeras mungkin agar dia tahu, bahwa wanita yang sempat dia sayang ingin mengatakan “I LOVE YOU AND WANT TO ALWAYS WITH YOU”.
Dia adalah bintangku.. Dia pelangiku..
Orang yang telah memapahku saat aku merasa sakit. Orang yang selalu bawel padaku disaat aku tak pedulikan tentang kesehatanku. Orang yang telah menerangi hidupku setelah sekian lama diriku berada pada lorong kegelapan. Orang yang memberiku banyak warna pada kehidupanku, bahkan dia pula yang telah menjaga dan mendidik diriku hingga diriku bisa semakin dekat dengan Sang Pencipta. Dia yang mampu membuatku tertawa kembali ketika air mata ini jatuh membasahi pipiku.
Namun, sekarang aku akan terus berjuang melanjutkan hidupku, melanjutkan apa yang telah aku rencanakan sebelumnya. Ujian maupun musibah yang aku alami sekarang tidak akan membuatku berhenti pada satu titik saja. Aku akan terus membawa diri ini melangkah sejauh mungkin. Langkahkan kaki menempuh perjalanan panjang yang sudah tepat berada didepan mata ini. Aku tak akan kalah hanya dengan sesuatu yang membuatku sempat terpuruk. Kesedihan dan keterpurukan itu tak akan kubiarkan terus menguasai perasaan dan jiwaku.
Aku akan terus berjuang.. Aku akan terus melangkah. Aku akan terus berlari tanpa lelah. Aku akan terus tersenyum untuk orang-orang di sekekelilingku. Aku akan terus kuat, akan terus melakukan hal-hal yang luar biasa sampai pada akhirnya nanti, aku dapat mendapatkan hasil yang luar biasa pula J Aku yakin tidak akan ada usaha dan niat yang sungguh menghasilkan kesia-siaan. Semuanya pasti akan menghasilkan buah yang baik dan kesuksesan asal mau bersabar dan bersyukur terhadap setiap nikmat yang diberikan Tuhan pada kita J Aku juga yakin, dibalik semua masalah ini pasti Allah juga menyimpan sejuta hikmah untukku J Be patient and keep our spirit J 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar