Tulisan ini dibuat pada
tanggal 19 November 2014, tepatnya disaat hati benar-benar rapuh lalu secercah
cahaya berusaha masuk ke dalam relung hatiku yaitu melalui dukungan dari ibu,
Bu Aceh, dan Eka Dwi yang mampu mengembalikan semangatku :) Selamat membaca :)
Semua yang
ada dalam hidup ini dapat terjadi karena tulisan skenario yang telah di buat
oleh-Nya. skenario yang terkadang membuat beribu-ribu air mata ini jatuh atau
bahkan membuat bibir ini senyum 1 cm bahkan tertawa lepas. Tertawa seakan
kesedihan yang pernah kita rasakan itu tak pernah ada, seakan air mata ini tak
pernah keluar dari tempat persembunyiannya. Padahal sebenarnya tak selamanya
senyuman bahkan canda tawa yang tercipta itu karena ketulusan hatinya. Mungkin,
senyuman bahkan canda tawa itu tercipta kare keterpaksaan atau hanya sebagai
topeng kesedihan mereka.
Tuhan…
Skenario yang Engkau buat begitu indah..
Skenario hidup yang Engkau tetapkan kepada kami hamba-hambaMu yang selalu
mengharapkan dan menunggu kepastian skenario yang telah Engkau persiapkan
setiap harinya bahkan skenario yang sudah tertulis di lauhul mahfudz. Ketika
mata ini pertama kalinya membuka dan melihat ke jendela duniaMu.. melihat
kesegala arah.. berharap dalam diam bahwa itu semua akan terjadi dalam
hari-hari bahagiaku, dalam hari-hari yang telah dan akan aku lewati semasa
hidupku di dunia bahkan di akhirat.
Semuanya telah Engkau rancang dengan begitu
indah...Dan skenario-Mu…
Setiap orang mempunyai ceritanya masing-masing.
Setiap orang mempunyai dunianya masing-masing.. Mungkin pada waktu yang sama
orang-orang ini tersenyum lepas bahagia, mungkin juga pada waktu yang sama
orang-orang ini akan terus mengeluarkan tetesan air matanya. Semua yang terjadi
tak pernah terbayangkan sebelumnya, semua yang terjadi seakan datang secara
tiba-tiba, bahkan mereka tidak pernah mengatakan kata permisi bahkan mereka
tidak pernah memberitahuku akan kedatangannya.
Dan
kehilangan sosok orang yang amat kita sayang setelah Allah,Nabi-Nya, dan orang
tua. Mungkin membuat siapapun tak mampu menyimpan rasa sakit dan rasa sedih
ini.. Ingin kuberteriak sekeras mungkin agar dia tahu, bahwa wanita yang sempat
dia sayang ingin mengatakan “I LOVE YOU AND WANT TO ALWAYS WITH YOU”.
Dia
adalah bintangku.. Dia pelangiku..
Orang
yang telah memapahku saat aku merasa sakit. Orang yang selalu bawel padaku disaat
aku tak pedulikan tentang kesehatanku. Orang yang telah menerangi hidupku
setelah sekian lama diriku berada pada lorong kegelapan. Orang yang memberiku
banyak warna pada kehidupanku, bahkan dia pula yang telah menjaga dan mendidik
diriku hingga diriku bisa semakin dekat dengan Sang Pencipta. Dia yang mampu
membuatku tertawa kembali ketika air mata ini jatuh membasahi pipiku.
Namun, sekarang
aku akan terus berjuang melanjutkan hidupku, melanjutkan apa yang telah aku rencanakan
sebelumnya. Ujian maupun musibah yang aku alami sekarang tidak akan membuatku
berhenti pada satu titik saja. Aku akan terus membawa diri ini melangkah sejauh
mungkin. Langkahkan kaki menempuh perjalanan panjang yang sudah tepat berada
didepan mata ini. Aku tak akan kalah hanya dengan sesuatu yang membuatku sempat
terpuruk. Kesedihan dan keterpurukan itu tak akan kubiarkan terus menguasai
perasaan dan jiwaku.
Aku akan
terus berjuang.. Aku akan terus melangkah. Aku akan terus berlari tanpa lelah.
Aku akan terus tersenyum untuk orang-orang di sekekelilingku. Aku akan terus
kuat, akan terus melakukan hal-hal yang luar biasa sampai pada akhirnya nanti,
aku dapat mendapatkan hasil yang luar biasa pula J Aku yakin tidak akan ada usaha dan niat yang
sungguh menghasilkan kesia-siaan. Semuanya pasti akan menghasilkan buah yang
baik dan kesuksesan asal mau bersabar dan bersyukur terhadap setiap nikmat yang
diberikan Tuhan pada kita J Aku
juga yakin, dibalik semua masalah ini pasti Allah juga menyimpan sejuta hikmah
untukku J Be
patient and keep our spirit J
Tidak ada komentar:
Posting Komentar